Pangandaran, JurnalMediaNetwork – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Pangandaran optimistis mampu merealisasikan target pendapatan daerah sebesar Rp208 miliar hingga akhir 2026. Optimisme itu muncul meski tekanan inflasi masih membayangi kondisi ekonomi di sejumlah daerah.
Kepala Bapenda Kabupaten Pangandaran, Sarlan, mengatakan realisasi pendapatan dari berbagai sektor pajak hingga saat ini telah mencapai 80,97 persen dari target yang ditetapkan pemerintah daerah.
Menurut dia, capaian tersebut menjadi modal untuk mengejar sisa target dalam dua bulan terakhir, yakni November dan Desember 2026.
“Target pendapatan tahun 2026 sebesar Rp208 miliar. Sampai sekarang realisasinya sudah mencapai 80,97 persen. Kami optimistis target tersebut bisa tercapai hingga akhir tahun,” kata Sarlan saat memberikan keterangan kepada jurnalmedianetwork.com, Senin 03 November 2026.
Sektor pariwisata menjadi salah satu penyumbang penting pendapatan daerah. Bapenda mencatat realisasi pajak dari sektor pariwisata, termasuk pajak kunjungan wisatawan, telah mencapai 87 persen.
Capaian serupa juga terlihat dari pajak barang dan jasa tertentu (PBJT) sektor hotel dan restoran. Sementara itu, penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) telah mencapai 86 persen.
Sarlan menyebutkan, secara keseluruhan penerimaan pajak daerah tahun ini menunjukkan pertumbuhan positif dibandingkan tahun sebelumnya. Dari pertumbuhan tersebut, Bapenda mencatat tambahan penerimaan sekitar Rp950 juta.
Di sisi lain, Bapenda juga memberikan apresiasi kepada desa yang telah melunasi PBB serta pelaku usaha hotel dan restoran yang memenuhi kewajiban pajaknya.
Apresiasi tersebut diwujudkan melalui pemberian doorprize dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Pangandaran ke-14. Salah satu desa penerima penghargaan adalah Desa Cimindi. Penyerahan hadiah dilakukan langsung oleh Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, dalam rangkaian peringatan hari jadi tersebut.
Meski capaian penerimaan pajak menunjukkan tren positif, pekerjaan Bapenda belum selesai. Masih ada target yang harus dikejar dalam sisa waktu dua bulan.
Sarlan menegaskan, pihaknya akan terus memaksimalkan upaya pemungutan dan pengawasan pajak agar target Rp208 miliar yang dibebankan pemerintah daerah dapat terealisasi.
Dengan demikian, capaian persentase yang sudah mendekati target diharapkan benar-benar berujung pada terpenuhinya pendapatan daerah, bukan sekadar optimisme di atas kertas. (Ntang SR)
Temukan informasi menarik lainnya di;
- TikTok / Jurnal Media Network
- Twitter / Jurnal Media Network
Facebook / infoviralterkini20
Youtube / Jurnal Media Network
Snack Video / Jurnal Media Network
Instgaram / Jurnal Media Network






