Berita  

Sudarsono Ajak Komunitas Motor Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas

Banjar, JurnalMediaNetwork  – Wali Kota Banjar H. Sudarsono bersama Wakil Wali Kota Banjar, jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan Kasat Lantas Polres Banjar AKP Priyo Sambodo menghadiri kegiatan Biker Subuhan yang digelar di Pendopo Kota Banjar, Minggu 31 Mei 2026.

Kegiatan tersebut diikuti berbagai komunitas sepeda motor dan masyarakat. Selain menjadi ajang silaturahmi, Biker Subuhan juga dimanfaatkan sebagai sarana memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan komunitas otomotif dalam membangun budaya berkendara yang aman, tertib, dan berkeselamatan.

Turut hadir dalam kegiatan itu mantan Wali Kota Banjar, Herman Sutrisno, yang berbaur bersama peserta dan tamu undangan. Kehadirannya menambah semarak suasana kegiatan yang berlangsung dalam nuansa kebersamaan.

Baca Juga :  Terungkap dari Kerumunan Lalat, Pria di Banjar Ditemukan Tewas Membusuk

Wali Kota Banjar H. Sudarsono mengapresiasi penyelenggaraan Biker Subuhan yang dinilainya menjadi wadah positif bagi para pecinta otomotif. Menurut dia, komunitas motor memiliki peran strategis dalam membantu menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat serta menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas.

“Kegiatan seperti ini tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga menjadi media untuk menyampaikan pesan-pesan positif kepada masyarakat, khususnya terkait pentingnya tertib dan aman dalam berlalu lintas,” ujar Sudarsono.

Pada kesempatan yang sama, Kasat Lantas Polres Banjar AKP Priyo Sambodo menyosialisasikan larangan penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis atau knalpot brong. Ia menegaskan, penggunaan knalpot brong tidak hanya mengganggu kenyamanan masyarakat, tetapi juga melanggar ketentuan yang berlaku.

Baca Juga :  Lima TPS Disiapkan, Warga Karyamukti Tentukan Anggota BPD

AKP Priyo mengimbau seluruh anggota komunitas motor untuk menjadi teladan dengan menggunakan kendaraan sesuai standar pabrikan, melengkapi dokumen kendaraan, serta mengutamakan keselamatan saat berkendara.

“Kami mengajak seluruh komunitas motor untuk bersama-sama menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan nyaman. Hindari penggunaan knalpot brong karena selain mengganggu masyarakat, juga dapat dikenakan sanksi sesuai peraturan yang berlaku,” tegasnya.

Kegiatan ditutup dengan diskusi antara peserta, pemerintah daerah, dan jajaran kepolisian mengenai berbagai upaya meningkatkan kesadaran serta kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas di Kota Banjar. (Ucup)