Pangandaran, JurnalMediaNetwork – Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Pangandaran, Ujang Endin Indrawan mengaku cukup terkejut dengan keputusan Wakil Bupati Pangandaran Ino Darsono, yang memilih bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Menurutnya, langkah politik tersebut berada di luar perkiraannya. Pasalnya, secara logika politik, Ino Darsono dinilai lebih berpeluang bergabung dengan partai-partai yang sebelumnya memberikan dukungan pada Pilkada lalu, yakni PDI Perjuangan atau PAN.
“Terus terang saya cukup kaget mendengar Pak Ino bergabung ke PSI. Karena kalau melihat dinamika politik sebelumnya, secara logika beliau lebih dekat ke partai-partai yang mengusungnya pada Pilkada kemarin, yaitu PDI Perjuangan atau PAN,” ujarnya kepada JurnalMediaNetwork.com, Sabtu 30 Mei 2026.
Meski demikian, Ujang menilai keputusan tersebut kemungkinan merupakan bagian dari strategi politik jangka panjang. Bergabungnya Ino ke PSI bisa saja dimaksudkan untuk membuka peluang yang lebih besar dalam menghadapi kontestasi politik mendatang, baik pada Pemilihan Legislatif maupun Pilkada.
“Analisis saya, bisa jadi langkah itu diambil untuk membuka ruang politik baru ke depan. Mungkin beliau melihat peluang di partai lain lebih terbuka untuk menghadapi Pileg atau Pilkada yang akan datang,” katanya.
Saat ditanya mengenai aspek etika maupun logika politik dari keputusan tersebut, Ketua Gerindra Pangandaran enggan memberikan penilaian lebih jauh.
Ia menegaskan posisinya sebagai pimpinan partai membuatnya tidak pada tempatnya untuk mengomentari pilihan politik partai lain maupun individu tertentu.
“Saya tidak dalam posisi memberikan penilaian apakah itu logis atau tidak, etis atau tidak. Sebagai ketua partai, saya menghormati keputusan politik setiap individu dan tidak bisa memberikan penilaian terhadap partai lain maupun sikap politik seseorang,” sebut Ujang.
Ia menegaskan bahwa masuknya Ino Darsono ke PSI merupakan hak politik setiap warga negara dan patut dipandang sebagai bagian dari strategi serta perencanaan politik yang disiapkan untuk menghadapi dinamika politik di masa mendatang.
“Yang jelas, menurut saya bergabungnya Pak Ino ke PSI merupakan bagian dari rencana politik beliau ke depan,” pungkasnya. (Ntang.SR)






