Pangandaran, JurnalMediaNetwork — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Padaherang menjadi sorotan setelah seorang siswa SMKN 1 Padaherang mengeluhkan kualitas makanan yang diterimanya.
Keluhan itu mencuat melalui video yang beredar di media sosial.
Dalam rekaman tersebut, siswa memperlihatkan makanan MBG yang diterimanya dan mengaku menemukan benda yang diduga telur lalat pada menu makanan. Ia juga menyoroti aroma lauk ayam yang dinilai sudah tidak layak karena mengeluarkan bau tak sedap.
“Tolong makanannya diperhatikan lagi, jangan asal dikemas saja,” ujar siswa dalam video yang direkam saat jam makan siang, Rabu 13 Mei 2026.
Siswa itu menegaskan keluhan yang disampaikannya bukan untuk menjatuhkan pihak tertentu, melainkan sebagai bentuk masukan agar kualitas makanan bagi pelajar lebih diperhatikan.
“Maaf ya pak, bukan menjelek-jelekkan. Ini memang asli, tolong jaga kualitasnya,” katanya.
Keluhan tersebut ditujukan kepada pihak MBG Karangpawitan selaku penyedia makanan dalam program tersebut. Hingga Rabu malam, belum ada tanggapan maupun klarifikasi resmi dari pihak penyedia terkait video yang beredar.
Peristiwa itu memicu perhatian di kalangan siswa dan masyarakat. Program MBG yang digagas untuk mendukung pemenuhan gizi pelajar dinilai harus disertai pengawasan ketat, terutama dalam proses pengolahan, distribusi, hingga pengemasan makanan.
Sejumlah warga berharap evaluasi segera dilakukan agar kualitas makanan yang diberikan kepada pelajar tetap terjaga dan kejadian serupa tidak kembali terulang. (**)






