Berita  

Jembatan Gantung di Pangandaran Ambruk, Begini Penjelasan TNI

Pangandaran, JurnalMediaNework — Acara peresmian Jembatan Gantung Pongpet di Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, berubah menjadi kepanikan pada Minggu sore.

Jembatan sepanjang sekitar 60 meter itu tiba-tiba ambruk ketika puluhan warga dan tamu undangan berada di atas konstruksi. Hampir 50 orang dilaporkan terjatuh, termasuk Bupati Pangandaran Citra Pitriyami, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, serta Komandan Kodim 0625 Pangandaran Letkol Czi Citra Kurniawan.

Rekaman video amatir memperlihatkan detik-detik ketika suasana peresmian berubah kacau. Sejumlah orang yang berada di atas jembatan langsung terjatuh setelah konstruksi mengalami penurunan dan ambruk. Warga yang berada di sekitar lokasi berlarian memberikan pertolongan.

Meski insiden tersebut melibatkan puluhan orang, seluruh korban dilaporkan selamat. Sejumlah korban mengalami luka ringan. Bupati Pangandaran Citra Pitriyami disebut sempat mengalami syok dan mendapat pertolongan dari warga di lokasi kejadian.

Baca Juga :  Diduga Sopir Hilang Konsentrasi, Truk Air Mineral Terguling di Banjar

Jembatan Gantung Pongpet dibangun sebagai akses penghubung antara Desa Margacinta dan Cibanten di Kecamatan Cijulang dengan Desa Cimindi, Kecamatan Cigugur. Keberadaan jembatan itu diharapkan mempermudah mobilitas masyarakat di wilayah tersebut.

Namun, ambruknya jembatan justru pada saat hendak diperkenalkan secara resmi kepada masyarakat memunculkan pertanyaan mengenai kondisi dan kesiapan konstruksi.

Dandim 0625 Pangandaran Letkol Czi Citra Kurniawan menduga insiden tersebut dipicu oleh beban yang melampaui kapasitas. Antusiasme warga dan tamu undangan yang naik ke atas jembatan secara bersamaan diduga menyebabkan beban terkonsentrasi pada konstruksi.

Dugaan itu masih memerlukan evaluasi lebih lanjut. Sebab, peristiwa tersebut terjadi ketika jembatan hendak diresmikan dan digunakan sebagai fasilitas publik. Pertanyaan mengenai kapasitas maksimum, pengaturan jumlah orang saat peresmian, hingga kelayakan konstruksi menjadi bagian yang perlu ditelusuri dalam evaluasi pascakejadian.

Baca Juga :  AKP Yayan Sopiana Dapat Amanah Baru di Ditintelkam Polda Jawa Barat

Pasca-insiden, seluruh korban telah menjalani pemeriksaan dan dipastikan dalam kondisi selamat. Kodim 0625 Pangandaran bersama instansi terkait menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh serta perbaikan terhadap Jembatan Pongpet sebelum kembali digunakan masyarakat.

Insiden itu menjadi pengingat bahwa sebuah infrastruktur tidak hanya dituntut selesai dibangun, tetapi juga harus dipastikan aman ketika pertama kali menanggung beban manusia. (Ntang.SR)