Berita  

Wakil Walkot Banjar Hadiri Pembinaan dan Seleksi Guru Kitab Kuning

Banjar JurnalMediaNetwork – Wakil Wali Kota Banjar, Supriatna menghadiri kegiatan Pembinaan dan Seleksi Guru Kitab Kuning yang diselenggarakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Banjar di Kantor MUI Kota Banjar.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya para guru dan tenaga pengajar yang memiliki kompetensi dalam memahami serta mengajarkan kitab kuning.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Banjar, Supriatna memberikan apresiasi kepada MUI Kota Banjar atas terselenggaranya kegiatan pembinaan dan seleksi tersebut. Menurutnya, para guru kitab kuning memiliki peran penting dalam menjaga dan meneruskan khazanah keilmuan Islam kepada generasi muda.

Keberadaan guru kitab kuning, kata dia, tidak hanya penting dalam proses pendidikan keagamaan, tetapi juga memiliki peran besar dalam membentuk karakter, akhlak dan pemahaman keagamaan masyarakat.

Baca Juga :  Potensi Zakat Besar, Pemkot Banjar Perkuat Peran Baznas

“Pembinaan seperti ini merupakan langkah yang sangat baik untuk meningkatkan kualitas para pengajar. Guru memiliki peran penting dalam memberikan pemahaman keagamaan yang baik dan benar kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan pembinaan dan seleksi tersebut dapat menghasilkan guru-guru kitab kuning yang memiliki kompetensi, wawasan serta kemampuan yang baik dalam menyampaikan ilmu kepada para peserta didik.

Selain itu, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu memperkuat pendidikan keagamaan di Kota Banjar serta menjaga tradisi keilmuan Islam yang selama ini berkembang di lingkungan pesantren dan masyarakat.

Sementara itu, MUI Kota Banjar melalui kegiatan tersebut berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan terhadap para guru dan tokoh keagamaan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kehidupan beragama di Kota Banjar.

Baca Juga :  Dari 36 Dapur SPPG di Kota Banjar, Baru 10 yang Kantongi Izin PBG dan SLF

Dengan adanya pembinaan dan seleksi guru kitab kuning tersebut, diharapkan lahir tenaga pengajar yang profesional, kompeten dan mampu memberikan kontribusi positif dalam pembangunan sumber daya manusia yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan. (Ucup)