Banjar, JurnalMediaNetwork – Seorang perempuan yang hingga kini belum diketahui identitasnya dilaporkan meninggal dunia setelah diduga tertabrak kereta api di wilayah Lingkungan Bojongsari, RT 04 RW 04, Blok Pasiranji, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, Jawa Barat.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.20 WIB, sesaat setelah waktu Magrib. Berdasarkan informasi awal, kereta api yang melintas saat kejadian adalah KA Sangkuriang yang datang dari arah barat.
Tokoh masyarakat setempat, Didin, mengatakan dirinya pertama kali mengetahui kejadian tersebut setelah mendapatkan informasi dari warga mengenai adanya seseorang yang tertabrak kereta api.
“Sebetulnya saya tidak tahu persis kejadiannya, karena awalnya ada kabar dari warga bahwa ada seseorang yang tertabrak kereta api. Untuk identitasnya belum diketahui,” ujar Didin.
Menurut informasi yang diterimanya, korban diduga seorang perempuan dengan perkiraan usia antara 35 hingga 40 tahun. Hingga saat kejadian, belum ada warga yang mengenali identitas korban.
Didin menjelaskan, lokasi kejadian berada di Lingkungan Bojongsari RT 04 RW 04 Blok Pasiranji dan bukan merupakan jalur perlintasan resmi masyarakat.
Informasi mengenai kejadian tersebut juga disebutkan berasal dari laporan masinis kereta kepada Pusdalops. Namun, belum diketahui secara pasti bagaimana korban bisa berada di area jalur rel saat kereta melintas.
“Tidak ada yang melihat secara langsung kejadiannya. Informasinya, kereta sempat melambat setelah kejadian,” katanya.
Kondisi di lokasi yang gelap membuat proses penanganan awal membutuhkan kehati-hatian. Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari warga, korban mengalami luka sangat berat akibat tertabrak kereta api.
Setelah menerima laporan dari masyarakat, Didin kemudian menghubungi layanan darurat 110 untuk melaporkan kejadian tersebut.
Tak lama kemudian, personel Polsek Langensari Polres Banjar bersama unsur Koramil Langensari mendatangi tempat kejadian perkara untuk melakukan penanganan dan evakuasi.
Dari informasi sementara, terdapat beberapa ciri yang melekat pada korban, di antaranya menggunakan gelang kaki dan cincin. Korban juga dilaporkan mengenakan pakaian berwarna hitam.
Hingga berita ini diturunkan, identitas korban masih belum diketahui dan pihak berwenang masih melakukan penanganan serta pendalaman terkait peristiwa tersebut. (Ucup)






