Berita  

Diduga Sopir Hilang Konsentrasi, Truk Air Mineral Terguling di Banjar

Diduga Sopir Hilang Konsentrasi, Truk Air Mineral Terguling di Banjar. Foto: ist/JMN

Banjar, JurnalMediaNetwork  – Sebuah truk bermuatan air mineral terguling di Jalan Raya Banjar-Cimaragas, Kota Banjar, Selasa, 31 Maret 2026, sekitar pukul 10.00 WIB. Kecelakaan terjadi setelah truk diduga hilang kendali, bersenggolan dengan kendaraan lain dari arah berlawanan, lalu menabrak pohon di pinggir jalan.

Insiden bermula saat truk pengangkut air mineral melaju dari arah barat menuju timur dengan kecepatan tinggi, diperkirakan sekitar 80 kilometer per jam. Setibanya di lokasi kejadian, laju kendaraan mendadak tidak stabil dan oleng ke sisi kanan.

Pada saat bersamaan, dari arah timur ke barat melaju truk sumbu tiga tanpa muatan yang dikemudikan Dani Ramdani. Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, benturan pada bagian badan samping tidak dapat dihindari.

Baca Juga :  Gugatan Klinik Syaibah Masuk Tahap Kasasi, Kuasa Hukum Herdis Siap Hadapi Proses di MA

Setelah bersenggolan, truk bermuatan air mineral keluar jalur, menghantam pohon di sisi jalan, lalu berputar arah sebelum akhirnya terguling di bahu jalan.

“Benturan terjadi cukup keras karena kecepatan kendaraan tinggi, sehingga truk langsung menabrak pohon dan terguling,” kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Banjar, Iptu Rifky Faturohman, di lokasi kejadian, Selasa 31 Maret 2026.

Warga sekitar yang mendengar suara benturan segera mendatangi lokasi untuk memberikan pertolongan. Sopir truk air mineral bernama Toni bersama seorang kenek berhasil dievakuasi dari dalam kabin.

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Polisi menyebut kedua korban hanya mengalami luka ringan dan telah dibawa ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan.

Baca Juga :  Kota Banjar Diterjang Cuaca Ekstrem, Banjir dan Pohon Tumbang Terjadi

Akibat posisi kendaraan yang melintang di pinggir jalan, arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat tersendat selama proses evakuasi.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, polisi menduga kecelakaan dipicu kurangnya konsentrasi pengemudi sehingga kendaraan kehilangan kendali saat melaju dalam kecepatan tinggi.

Iptu Rifky Faturohman mengimbau para pengendara, khususnya sopir angkutan barang, agar tidak memaksakan diri saat lelah atau mengantuk.

“Lebih baik berhenti dan beristirahat demi keselamatan,” ujarnya.

Saat ini Unit Laka Lantas Polres Banjar masih melakukan olah tempat kejadian perkara untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. (*)