Banjar, JurnalMediaNetwork — Polres Banjar bersama Dinas Pertanian dan sejumlah stakeholder terkait melaksanakan panen jagung serentak kuartal II tahun 2026 di wilayah Kota Banjar.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari panen raya jagung serentak nasional yang dipimpin Presiden Republik Indonesia prabowo Subianto dari Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
Kegiatan panen jagung serentak ini juga dirangkaikan dengan groundbreaking pembangunan 10 gudang penyimpanan pangan sebagai bagian dari penguatan program ketahanan pangan nasional yang diinisiasi Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Kapolres Banjar, AKBP Didi Dewantoro, mengatakan kegiatan panen jagung serentak dilaksanakan secara nasional oleh jajaran kepolisian sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan dan swasembada pangan.
“Jadi hari ini kita melaksanakan kegiatan panen raya serentak kuartal II tahun 2026 yang dilaksanakan oleh Bapak Presiden RI di Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Kemudian Polres jajaran ikut melaksanakan panen jagung kuartal II secara serentak,” ujarnya.
Ia menjelaskan, di wilayah Kota Banjar, Polres Banjar bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan kelompok tani melaksanakan panen jagung di lahan seluas lima hektare.
“Hari ini Polres Banjar bekerja sama dengan Dinas Pertanian serta stakeholder terkait telah melaksanakan panen raya kuartal II seluas lima hektare,” katanya.
Terkait hasil panen, pihaknya telah bekerja sama dengan Bulog wilayah Ciamis untuk proses penyerapan hasil panen petani jagung di Kota Banjar.
“Untuk hasilnya tentunya kita bekerja sama dengan Bulog wilayah Ciamis yang nanti akan melakukan penyerapan hasil panen dari petani yang ada di Kota Banjar,” tambahnya.
Program panen jagung serentak tersebut menjadi salah satu upaya Polri dalam mendukung swasembada pangan sekaligus membantu meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat. Pembangunan gudang penyimpanan juga diharapkan mampu menjaga stabilitas hasil panen dan memperkuat distribusi pangan di daerah.
Didi berharap kegiatan swasembada pangan, khususnya komoditas jagung, dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan petani di Kota Banjar.
“Harapan ke depan kegiatan swasembada pangan, khususnya jagung, ini akan terus berlanjut dan kesejahteraan petani jagung di Kota Banjar tentunya dengan program ini akan terus meningkat,” pungkasnya. (Ucup)






