DPRD Pangandaran Imbau Wisatawan Jaga Anak agar Tidak Terpisah di Tengah Keramaian

Ketua Komisi II DPRD Pangandaran, Sri Rahayu saat melakukan monitoring kunjungan wisatawan di pintu masuk utama Pangandaran. Foto: Istimewa/JMN

Pangandaran, JurnalMediaNetwork – Lonjakan kunjungan wisatawan di sejumlah destinasi wisata di Kabupaten Pangandaran saat musim liburan membawa dampak pada meningkatnya potensi risiko, terutama bagi anak-anak.

Dalam kondisi tempat wisata yang padat, orang tua diminta untuk lebih waspada dan memastikan anak-anak tetap dalam pengawasan.

Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi II DPRD Pangandaran, Sri Rahayu saat melakukan monitoring di gerbang masuk utama ke Pantai Pangandaran.

Menurut Sri, peran orang tua dalam menjaga keselamatan keluarga sangat penting, terlebih lagi pada saat liburan di pantai. Untuk itu, wisatawan diimbau menjaga anak-anaknya supaya tidak terpisah dari orang tua di tengah keramaian.

“Untuk para wisatawan diimbau menjaga anak-anaknya jangan sampai terpisah dari orang tuanya. Kondisi yang ramai sangat rawan, terutama bagi anak-anak yang mudah teralihkan perhatiannya,” kata Sri Rahayu melalui pesan singkat WhatsApp, Senin 23 Maret 2026.

Baca Juga :  Terima Laporan, Ai Nanan Handayani Respon Cepat Kunjungi Ukar Pria Sebatang Kara

Selain itu, sambung Sri, untuk keamanan di pantai pihaknya mengimbau kepada para wisatawan tidak berenang di wilayah terlarang agar tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan.

“Pengunjung boleh berenang di lokasi yang diperbolehkan oleh petugas, jika ada tanda larangan, diharapkan para wisatawan patuh larangan tersebut,” imbaunya.

Politisi dari fraksi PDI Perjuangan itu juga menyampaikan harga tiket masuk untuk beberapa destinasi wisata di Kabupaten Pangandaran.

“Tiket masuk obyek wisata Pangandaran – Batuhiu sebesar Rp20.000/orang, Batukaras – Madasari Rp 15.000/orang. Sementara untuk pantai Karapyak pengunjung hanya di tarif Rp. 6000 per orang,m sedangkan tiket Green Canyon per orang hanya Rp 10.000 plus perahu Rp 175.000 dengan ketentuan muatan maksimal 5-6 orang,” pungkasnya. (Andriansyah)