Banjar, JurnalMediaNetwork — Komisi II DPRD Kota Banjar melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kota Banjar, Selasa, 12 Mei 2026. Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan proses penyediaan makanan bagi pelajar berjalan sesuai standar kesehatan, kebersihan, dan kualitas gizi yang ditetapkan pemerintah.
Rombongan DPRD meninjau beberapa dapur MBG di Kecamatan Langensari. Lokasi yang dikunjungi meliputi SPPG Langensari 2, SPPG Kari Ayu, dan SPPG Bojongkantong. Setelah itu, sidak dijadwalkan berlanjut ke SPPG Kujangsari 2.
Ketua Komisi II DPRD Kota Banjar, Rossi Hernawati, mengatakan pengecekan dilakukan untuk memastikan program MBG benar-benar mampu menyediakan makanan sehat dan layak konsumsi bagi para pelajar.
“MBG yang kita datangi khusus di wilayah Langensari. Ada SPPG Langensari 2, SPPG Kari Ayu, kemudian sekarang di SPPG Bojongkantong. Nanti dilanjutkan ke SPPG Kujangsari 2,” kata Rossi di sela kegiatan.
Dalam sidak tersebut, DPRD memeriksa sejumlah aspek mulai dari kebersihan dapur, penggunaan bahan pangan, hingga fasilitas pendukung pengolahan makanan. Hasil pemantauan sementara menunjukkan kondisi dapur dinilai masih memenuhi ketentuan yang berlaku.
“Untuk saat ini dari hasil pengecekan masih aman. Instalasi pengolahan air sudah terpasang. Kemudian minyak yang digunakan juga bukan minyak bersubsidi, dan beras yang dipakai pun sudah sesuai standar,” ujar dia.
Menurut Rossi, pengawasan terhadap dapur MBG penting dilakukan agar kualitas makanan yang diterima siswa tetap terjaga. Program tersebut, kata dia, tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan makan, tetapi juga mendukung peningkatan gizi anak-anak.
Ia berharap seluruh pengelola dapur MBG di Kota Banjar dapat mempertahankan kualitas pelayanan serta konsisten menyediakan makanan sehat bagi pelajar.
“Harapannya tetap semangat untuk terus memberikan yang terbaik, memberikan gizi terbaik untuk anak-anak bangsa,” pungkasnya. (Ucup)





