Banjar JurnalMediaNetwork — SMK Negeri 4 Kota Banjar menggelar kegiatan pendidikan karakter bagi guru dan tenaga kependidikan (GTK) tahun ajaran 2025–2026 di kawasan Wana Wisata Situ Mustika, Kota Banjar. Kegiatan berlangsung selama tiga hari dua malam, mulai Senin hingga Rabu, 11–13 Mei 2026.
Sebanyak 69 peserta yang terdiri dari guru dan pegawai tata usaha mengikuti kegiatan tersebut. Mereka dibagi ke dalam 10 kelompok untuk menjalani berbagai materi dan tantangan yang disiapkan panitia bersama tim pelatih dari SMK Negeri 2 Subang.
Sejumlah agenda lapangan digelar dalam kegiatan itu, di antaranya long march, outbound, lintas medan, hingga kegiatan rekreasi. Seluruh rangkaian dirancang untuk membangun kedisiplinan, memperkuat kekompakan, serta menyatukan visi dan misi seluruh GTK di lingkungan sekolah.
Kepala SMK Negeri 4 Kota Banjar, Tina Nurhayati, mengatakan pendidikan karakter tidak hanya diperlukan siswa, tetapi juga harus dimiliki para pendidik dan tenaga kependidikan sebagai teladan di lingkungan sekolah.
“Guru sebelum mendidik siswa harus memiliki karakter yang baik terlebih dahulu. Karena itu, guru juga perlu dibentuk agar memiliki karakter, kedisiplinan, dan tanggung jawab yang kuat,” kata Tina dalam keterangan tertulisnya. Senin, 11 Mei 2026.
Menurut dia, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah membangun budaya kerja yang positif sekaligus memperkuat identitas sekolah. Kekompakan dan kerja sama antarguru dinilai menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang berkualitas.
“Melalui kegiatan ini kami ingin membangun satu visi dan misi, memperkuat kerja sama yang baik, serta membentuk guru dan pegawai yang berkarakter dan memiliki identitas kuat sebagai bagian dari SMKN 4 Kota Banjar,” ujarnya.
Ketua pelaksana kegiatan, Irfan Faraas, mengatakan konsep pendidikan karakter dikemas melalui pendekatan kebersamaan dan pembentukan mental melalui aktivitas lapangan yang menuntut ketahanan fisik maupun kerja tim.
“Selama tiga hari peserta dibiasakan hidup disiplin, saling mendukung dalam kelompok, dan menyelesaikan setiap tantangan bersama-sama. Harapannya terbangun solidaritas dan semangat kerja yang lebih baik di lingkungan sekolah,” kata Irfan.
Selain menjadi sarana pembentukan karakter dan penguatan solidaritas, kegiatan di alam terbuka tersebut juga dimanfaatkan sebagai momentum penyegaran bagi para guru dan tenaga kependidikan di tengah rutinitas kegiatan belajar mengajar.
Sekolah berharap kegiatan itu dapat menumbuhkan semangat baru dalam menjalankan tugas pendidikan di SMKN 4 Kota Banjar. (Ucup)






