JurnalMediaNetwork – Drama Korea tak hanya memikat penonton melalui alur cerita dan akting para pemainnya. Keindahan lokasi syuting, kuliner khas, hingga suasana kota yang ditampilkan juga kerap membuat penonton penasaran dan ingin berkunjung langsung ke Korea Selatan.
Sejumlah lokasi yang muncul dalam drama populer bahkan berkembang menjadi destinasi wisata favorit. Mulai dari desa tradisional dengan bangunan hanok, menara dengan panorama kota Seoul, hingga pantai yang menjadi saksi adegan romantis para pemeran drama.
Bagi pencinta drakor yang berencana berlibur ke Korea Selatan, ada sejumlah tempat yang bisa masuk dalam daftar perjalanan. Berikut delapan destinasi wisata yang menawarkan pengalaman berkunjung ke lokasi ikonik drama Korea.
1. Bukchon Hanok Village, Menyusuri Desa Tradisional Korea
Bukchon Hanok Village merupakan kawasan permukiman tradisional di Seoul yang mempertahankan arsitektur rumah hanok khas Korea. Gang-gang sempit dan bangunan bersejarah di kawasan ini menghadirkan suasana Korea pada masa lampau di tengah perkembangan kota modern.
Keunikan arsitekturnya membuat Bukchon Hanok Village kerap menjadi latar berbagai produksi film dan drama. Sejumlah judul yang dikaitkan dengan kawasan ini antara lain Boys Over Flowers, Personal Taste, dan She Was Pretty.
Wisatawan dapat berjalan kaki menyusuri gang, menikmati keindahan bangunan tradisional, sekaligus mengabadikan suasana khas Korea. Karena kawasan ini masih menjadi tempat tinggal warga, pengunjung perlu menjaga ketenangan dan menghormati privasi penduduk setempat.
2. N Seoul Tower, Menikmati Panorama Kota dari Ketinggian
N Seoul Tower atau Namsan Seoul Tower merupakan salah satu ikon wisata Korea Selatan yang berdiri di Gunung Namsan, Seoul. Menara ini menawarkan panorama kota dari ketinggian dan menjadi tujuan favorit pasangan maupun wisatawan yang ingin menikmati suasana romantis.
Popularitas menara ini juga didukung kemunculannya dalam sejumlah drama Korea, termasuk Boys Over Flowers dan My Love from the Star.
Salah satu daya tariknya adalah area gembok cinta yang menjadi tempat pengunjung meninggalkan gembok sebagai simbol kasih sayang. Saat malam tiba, pemandangan lampu kota dari kawasan menara menghadirkan suasana yang menarik untuk dinikmati.
3. Baekje Cultural Land, Menjelajahi Jejak Kerajaan Baekje
Bagi penggemar drama Korea bertema kerajaan atau sageuk, Baekje Cultural Land bisa menjadi pilihan wisata sejarah. Destinasi ini menghadirkan replika bangunan dan lingkungan yang menggambarkan kehidupan pada masa Kerajaan Baekje.
Pengunjung dapat mengenal lebih jauh kebudayaan, arsitektur, serta sejarah salah satu kerajaan penting dalam sejarah Korea. Kawasan ini juga dikenal sebagai lokasi yang digunakan untuk produksi drama dan tayangan bertema sejarah.
Selain berwisata, pengunjung bisa menikmati suasana bangunan tradisional yang memberikan gambaran tentang kehidupan masyarakat Korea pada masa lampau.
4. Pulau Jeju, Menikmati Keindahan Alam Korea Selatan
Pulau Jeju kerap disebut sebagai salah satu destinasi alam unggulan Korea Selatan. Pulau yang berada di selatan Semenanjung Korea ini menawarkan pantai, tebing, perbukitan, air terjun, serta lanskap vulkanis yang memikat.
Keindahan alamnya membuat Jeju kerap dipilih sebagai lokasi syuting drama Korea. Pemandangan laut dan suasana pedesaan yang tenang juga menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin berlibur jauh dari hiruk-pikuk perkotaan.
Wisatawan dapat menjelajahi pantai, menikmati kuliner lokal, atau mengunjungi berbagai objek wisata alam. Pulau Jeju cocok bagi pelancong yang ingin menggabungkan perjalanan ala drama Korea dengan pengalaman menikmati alam.
5. Pantai Jumunjin, Mengunjungi Lokasi Ikonik Drama Goblin
Pantai Jumunjin di Gangneung, Provinsi Gangwon, menjadi salah satu destinasi yang lekat dengan kenangan penggemar drama Guardian: The Lonely and Great God atau Goblin.
Pantai ini dikenal berkat adegan pertemuan ikonik antara karakter Kim Shin dan Ji Eun-tak. Sejak drama tersebut populer, lokasi ini menarik perhatian penggemar yang ingin mengabadikan momen serupa.
Selain berfoto di titik yang identik dengan adegan drama, wisatawan dapat menikmati hamparan laut, udara pesisir, dan suasana pantai. Jumunjin menjadi pilihan menarik bagi penggemar drakor yang ingin mengunjungi lokasi romantis di luar Seoul.
6. Nami Island, Menikmati Pemandangan di Setiap Musim
Nami Island atau Namiseom merupakan pulau kecil berbentuk menyerupai bulan sabit yang berada di kawasan Chuncheon, Provinsi Gangwon. Destinasi ini terkenal dengan deretan pepohonan yang menciptakan pemandangan berbeda sepanjang tahun.
Pulau ini semakin dikenal wisatawan internasional setelah menjadi salah satu lokasi syuting drama legendaris Winter Sonata. Kisah romantis dalam drama tersebut membuat Nami Island identik dengan suasana nostalgia dan perjalanan pasangan.
Saat musim gugur, pepohonan berwarna keemasan dan kemerahan menjadi daya tarik tersendiri. Sementara itu, musim semi menghadirkan nuansa hijau dan bunga yang bermekaran. Wisatawan dapat berjalan kaki, bersepeda, atau menikmati suasana alam di sepanjang jalur wisata.
7. Istana Gyeongbokgung, Merasakan Suasana Drama Kerajaan
Gyeongbokgung merupakan istana utama Dinasti Joseon yang terletak di bagian utara Seoul. Kompleks istana ini menjadi salah satu landmark bersejarah Korea Selatan dengan bangunan megah, halaman luas, dan arsitektur tradisional yang khas.
Bagi penggemar drama sageuk, Gyeongbokgung menawarkan pengalaman menikmati atmosfer sejarah Korea secara langsung. Busana tradisional hanbok yang dikenakan pengunjung juga kerap menambah kesan seolah berada di dalam adegan drama kerajaan.
Istana ini sering dikaitkan dengan berbagai produksi bertema sejarah, termasuk The Moon Embracing the Sun dan sejumlah drama berlatar kerajaan. Namun, lokasi syuting setiap judul perlu dipastikan kembali karena tidak semua adegan istana dalam drama dibuat di Gyeongbokgung.
Selain menjelajahi kompleks istana, wisatawan dapat mempelajari sejarah Dinasti Joseon dan mengunjungi kawasan bersejarah lain di sekitarnya.
8. Taman Hangang Yeouido, Bersantai di Tepi Sungai Han
Taman Hangang Yeouido merupakan salah satu taman tepi Sungai Han yang populer di Seoul. Kawasan ini menjadi ruang terbuka bagi warga dan wisatawan untuk bersepeda, berjalan kaki, berpiknik, serta menikmati pemandangan sungai.
Suasana taman yang luas dan pemandangan gedung-gedung kota menjadikannya latar menarik bagi berbagai adegan drama Korea. Kawasan Yeouido dan sekitarnya juga kerap muncul dalam tayangan berlatar kehidupan modern Seoul.
Penggemar drama seperti The King: Eternal Monarch dan Penthouse dapat menjadikan kawasan ini sebagai salah satu tujuan perjalanan, sembari memeriksa kembali titik lokasi yang sesuai dengan adegan yang ingin dikunjungi.
Taman Hangang Yeouido juga cocok untuk wisatawan yang ingin menikmati Seoul dengan cara lebih santai. Pengunjung dapat membawa makanan, duduk di tepi sungai, atau menikmati suasana sore hingga malam.
Menyusun Perjalanan Wisata ala Drama Korea
Delapan destinasi tersebut menawarkan pengalaman yang beragam, mulai dari wisata sejarah dan budaya hingga pantai serta ruang terbuka hijau. Penggemar drama Korea dapat menyusun perjalanan berdasarkan lokasi syuting yang paling berkesan bagi mereka.
Untuk perjalanan yang lebih efisien, wisatawan bisa mengelompokkan destinasi di Seoul, seperti Bukchon Hanok Village, N Seoul Tower, Gyeongbokgung, dan Taman Hangang Yeouido. Sementara itu, Nami Island, Pantai Jumunjin, Pulau Jeju, dan Baekje Cultural Land memerlukan perencanaan perjalanan tersendiri sesuai lokasi dan waktu yang tersedia.
Sebelum berangkat, pastikan kembali informasi akses, jam operasional, dan aturan kunjungan setiap destinasi. Dengan perencanaan yang tepat, liburan ke Korea Selatan bukan sekadar perjalanan wisata, tetapi juga kesempatan merasakan suasana tempat-tempat yang selama ini hanya terlihat di layar drama.






