Berita  

Tujuh Kali Raih WTP, Perumdam Tirta Anom Dorong Inovasi dan Kontribusi untuk Daerah

Banjar, JurnalMediaNetwork – Perumdam Tirta Anom Kota Banjar terus berupaya memperkuat kinerja perusahaan melalui inovasi layanan, transformasi digital, serta tata kelola yang baik. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus memperbesar kontribusi terhadap pendapatan daerah.

Direktur Perumdam Tirta Anom Kota Banjar, E. Fitrah Nurkamilah, mengatakan perusahaan saat ini terus mengedepankan prinsip continuous improvement atau perbaikan berkelanjutan dalam setiap aspek pelayanan dan pengelolaan perusahaan.

Menurutnya, capaian yang telah diraih selama beberapa tahun terakhir menjadi modal penting untuk terus berkembang menghadapi tantangan pelayanan publik yang semakin kompleks.

Salah satu pencapaian yang menjadi perhatian adalah keberhasilan Perumdam Tirta Anom meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sebanyak tujuh kali berturut-turut sejak 2019. Predikat tersebut diperoleh berdasarkan hasil penilaian auditor terhadap pengelolaan keuangan perusahaan.

“Alhamdulillah, kami sudah meraih WTP tujuh kali berturut-turut. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja dan pelayanan,” kata Fitrah. Rabu (24/6/2026) kepada awak media.

Baca Juga :  Semarak Kemerdekaan di Kelurahan Banjar, Ribuan Warga Tumpah Ruah Ikuti Jalan Sehat

Ia menegaskan, keberhasilan mempertahankan opini WTP bukan sekadar pencapaian administratif, melainkan menjadi indikator bahwa perusahaan berupaya menjalankan tata kelola yang transparan dan akuntabel.

Di sisi lain, Perumdam Tirta Anom juga mulai mengembangkan berbagai inovasi berbasis teknologi guna meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas layanan kepada pelanggan. Tahun ini perusahaan mengusung tema peringatan hari jadi yang berfokus pada integrasi teknologi dan transformasi digital untuk mendukung pelayanan air bersih yang optimal.

Beberapa program yang tengah disiapkan antara lain pengembangan sistem berbasis Internet of Things (IoT), smart water meter, hingga berbagai layanan digital yang memungkinkan proses pengelolaan dan pemantauan distribusi air dilakukan secara lebih efektif.

Selain itu, pelanggan juga mulai didorong untuk berpartisipasi dalam proses pencatatan meter air secara mandiri. Melalui mekanisme tersebut, masyarakat dapat memantau penggunaan air mereka sendiri dan mengirimkan hasil pembacaan meter kepada petugas yang bertugas di wilayah masing-masing.

Baca Juga :  Ngabumi VIII, Upaya Menjaga Warisan Budaya Leluhur agar Tetap Hidup di Tengah Perkembangan Zaman

Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi pelanggan sekaligus meningkatkan transparansi penggunaan air.

Tak hanya berfokus pada pelayanan, Perumdam Tirta Anom juga mulai mengembangkan program yang mendukung keberlanjutan lingkungan. Salah satunya melalui penjajakan penggunaan botol kaca untuk produk air minum kemasan yang sedang dikembangkan perusahaan.

Menurut Fitrah, penggunaan botol kaca merupakan bagian dari upaya mengurangi ketergantungan terhadap kemasan plastik sekaligus mendukung gerakan ramah lingkungan.

Ke depan, Perumdam Tirta Anom berharap berbagai inovasi yang dilakukan tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan air bersih, tetapi juga memperkuat posisi perusahaan sebagai badan usaha milik daerah yang sehat, profesional, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kota Banjar. (Johan Wijaya)