Berita  

Rp21,7 Miliar Disiapkan untuk Menata 28 Kilometer Kabel Telekomunikasi di Banjar

Rp21,7 Miliar Disiapkan untuk Menata 28 Kilometer Kabel Telekomunikasi di Banjar. Foto: ist/JMN

Banjar, JurnalMediaNetwork – Pemerintah Kota Banjar berencana menata jaringan kabel udara yang selama ini memenuhi sejumlah ruas jalan dengan memindahkannya ke bawah tanah melalui sistem ducting.

Rencana tersebut mencakup 15 ruas jalan dengan total panjang jaringan sekitar 28 kilometer. Penataan jaringan kabel optik itu akan melibatkan sedikitnya 18 penyedia layanan dengan kebutuhan investasi mencapai Rp21,7 miliar.

Rencana penataan tersebut disosialisasikan Pemerintah Kota Banjar bersama PT Lintas Satu Visi kepada sejumlah pemangku kepentingan di Pendopo Kota Banjar, Rabu (23/9/2026).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Banjar, Asep Mulyana, mengatakan pemindahan jaringan kabel dari udara ke bawah tanah membutuhkan perencanaan matang, terutama karena skema yang digunakan merupakan Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

Baca Juga :  Bukan Demo, 200 Petani Banjar Bergerak ke Jakarta

Menurutnya, masa kerja sama direncanakan berlangsung sekitar 10 tahun. Karena investasi yang dibutuhkan cukup besar dan pengembaliannya membutuhkan waktu, Pemkot Banjar masih menyiapkan sejumlah aspek hukum sebelum proyek tersebut dijalankan.

“Masa kerja sama sekitar 10 tahun. Karena pengembalian investasi tidak sebentar, kami berhati-hati dan sedang menyusun Perda sebagai dasar hukumnya,” ujar Asep.

Selain menyiapkan regulasi daerah, Pemkot Banjar juga akan melakukan konsultasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) serta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Sementara itu, Direktur PT Lintas Satu Visi, Ahmad Taufik Hidayat, menyampaikan pihaknya telah melakukan survei terhadap jalur yang menjadi rencana penataan, termasuk menyusun rancangan investasi.

Tahapan selanjutnya masih menunggu kajian internal serta kesiapan payung hukum dari Pemerintah Kota Banjar.

Baca Juga :  Tangkal Radikalisme, Kemenag Dorong Moderasi Beragama di Kalangan Pemuda

Jika terealisasi, penataan jaringan kabel bawah tanah ini diharapkan dapat mengubah wajah sejumlah ruas jalan di Kota Banjar. Kabel yang selama ini membentang di atas jalan akan ditempatkan dalam jaringan ducting sehingga kawasan perkotaan terlihat lebih tertata.

Selain aspek estetika, sistem tersebut juga diharapkan dapat mengurangi risiko kabel putus atau terganggu akibat kondisi jaringan udara serta meningkatkan keandalan infrastruktur telekomunikasi bagi masyarakat.

Pemkot Banjar kini masih mematangkan aspek regulasi, skema investasi dan teknis pelaksanaan sebelum rencana pembangunan jaringan ducting tersebut masuk ke tahap berikutnya. (Ucup)