Berita  

Lapuk Dimakan Usia, Atap Rumah Warga Batulawang Roboh Sebelum Direhabilitasi

Banjar, JurnalMediaNetwork – Sebagian atap rumah milik Ibu Edoh, warga RT 22 RW 07, Dusun Pagerbatu, Desa Batulawang, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat, roboh pada Rabu (14/10/2026) sekitar pukul 20.30 WIB. Kondisi bangunan yang sudah tidak layak huni dan diduga lapuk dimakan usia menjadi perhatian setelah kerusakan terjadi sebelum rencana rehabilitasi direalisasikan.

Rumah tersebut sebelumnya telah masuk dalam rencana rehabilitasi pada Tahun Anggaran 2027. Namun, sebelum perbaikan dilaksanakan, sebagian atap bangunan lebih dahulu ambruk. Peristiwa ini membuat penghuni harus meninggalkan rumah demi menghindari risiko keselamatan.

Berdasarkan laporan kejadian, tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka. Untuk sementara waktu, Ibu Edoh diungsikan ke rumah anaknya karena kondisi bangunan dikhawatirkan membahayakan apabila tetap ditempati.

Sementara itu, kerugian materiil akibat robohnya sebagian atap rumah tersebut belum dapat ditaksir. Penanganan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan tingkat kerusakan dan keamanan bangunan.

Rumah Rusak, Rehabilitasi Direncanakan pada 2027

Baca Juga :  Gempa Bikin Panik! Rumah Warga Ciamis Ambruk, Ibu dan Dua Anak Nyaris Terjebak

Kondisi rumah Ibu Edoh yang sudah tidak layak huni menjadi persoalan tersendiri. Rencana rehabilitasi yang dijadwalkan pada 2027 belum terlaksana, sementara kerusakan pada bagian atap sudah terjadi.

Dugaan bahwa bangunan lapuk dimakan usia perlu dipastikan melalui pemeriksaan langsung. Peninjauan diperlukan untuk mengetahui tingkat kerusakan serta menentukan langkah penanganan yang sesuai.

Kerusakan atap tidak hanya berdampak pada kenyamanan, tetapi juga dapat membahayakan keselamatan penghuni apabila bangunan tidak lagi aman untuk ditempati. Karena itu, kondisi rumah perlu mendapat perhatian dari pemerintah desa dan instansi terkait.

Keselamatan Ibu Edoh menjadi prioritas utama. Selama kondisi rumah belum dipastikan aman, tinggal sementara di rumah anaknya menjadi langkah untuk menghindari risiko lebih lanjut.

Selain memastikan keamanan bangunan, pihak terkait diharapkan dapat meninjau kebutuhan mendesak penghuni. Penanganan sementara perlu dipertimbangkan sembari menunggu kepastian pelaksanaan rehabilitasi yang telah direncanakan.

Perlu Penanganan dan Kepastian Rehabilitasi

Baca Juga :  200 Pengayuh Becak di Banjar Dapat Becak Listrik, Pengisian Baterai Gratis di PLN

Sekretaris Desa Batulawang, Subur, diharapkan dapat memberikan penjelasan mengenai kondisi rumah Ibu Edoh, kronologi kerusakan, serta perkembangan rencana rehabilitasi pada Tahun Anggaran 2027.

Keterangan pemerintah desa diperlukan untuk memperjelas status rencana bantuan tersebut dan langkah yang dapat ditempuh setelah sebagian atap rumah roboh.

Koordinasi dengan instansi terkait juga penting untuk memastikan kondisi bangunan mendapat pemeriksaan dan kebutuhan penghuni dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pemantauan terhadap rumah warga yang telah diketahui tidak layak huni, khususnya ketika perbaikannya masih menunggu jadwal pelaksanaan.

Jangan sampai kerusakan semakin parah ketika warga masih menunggu bantuan perbaikan. Peninjauan dan tindak lanjut diperlukan agar keselamatan penghuni tetap terjaga serta rencana rehabilitasi memperoleh kepastian.

Hingga laporan kejadian disampaikan, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Ibu Edoh masih tinggal sementara di rumah anaknya, sedangkan nilai kerugian materiil belum dapat ditaksir.  (Ucup)