Berita  

Pembayaran Pajak Kendaraan via QRIS Tembus Rp320 Juta dalam Sembilan Hari

Banjar, JurnalMediaNetwork – Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Kota Banjar menunjukkan capaian positif. Dalam kurun waktu sembilan hari, tercatat lebih dari 1.000 transaksi dengan nilai pembayaran mencapai sekitar Rp320 juta.

Kepala Bidang Pendapatan BPKPD Kota Banjar, Teny Heru Siswanto, mengatakan, penggunaan QRIS menjadi salah satu upaya untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan.

Menurutnya, pembayaran secara digital membuat proses transaksi menjadi lebih praktis dan efisien. Masyarakat tidak perlu membawa uang tunai, karena pembayaran dapat dilakukan melalui layanan perbankan maupun dompet digital yang telah mendukung QRIS.

“Dengan adanya pembayaran melalui QRIS, masyarakat lebih mudah dalam melakukan transaksi pajak. Ini juga menjadi bagian dari upaya kami mendorong digitalisasi pembayaran,” ujar Teny.

Baca Juga :  Anggaran Membengkak, Pemkot Banjar Bakal Berhentikan PPPK

Ia menambahkan, digitalisasi tidak hanya diterapkan dalam pembayaran PKB, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan penerimaan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD).

Capaian lebih dari 1.000 transaksi dengan nilai sekitar Rp320 juta dalam sembilan hari menunjukkan respons masyarakat terhadap sistem pembayaran non-tunai cukup baik.

BPKPD Kota Banjar terus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan berbagai kanal pembayaran digital yang tersedia. Selain memberikan kemudahan, sistem tersebut diharapkan dapat mendukung pengelolaan penerimaan daerah yang lebih tertib, transparan, dan akuntabel.

“Harapannya, masyarakat semakin terbiasa menggunakan pembayaran digital, sehingga pelayanan pajak dan retribusi daerah bisa semakin cepat, mudah dan transparan,” katanya.

Peningkatan pemanfaatan QRIS diharapkan turut mendukung optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Penerimaan dari pajak dan retribusi daerah selanjutnya dapat menjadi salah satu sumber pembiayaan pembangunan serta peningkatan pelayanan publik di Kota Banjar. (Ucup)