Banjar, JurnalMediaNetwork – Wali Kota Banjar Sudarsono meninjau sejumlah proyek rekonstruksi jalan dan kondisi bangunan SDN 3 Batulawang, Kecamatan Pataruman, pada Kamis, 15 Oktober 2026. Peninjauan itu dilakukan untuk memastikan kualitas pembangunan infrastruktur sekaligus mendorong percepatan perbaikan fasilitas pendidikan yang mengalami kerusakan.
Dalam kunjungan tersebut, Sudarsono didampingi Wakil Wali Kota Banjar Supriana dan Sekretaris Daerah Kota Banjar Soni Harison. Rombongan memeriksa sejumlah pekerjaan infrastruktur jalan untuk melihat perkembangan proyek serta kesesuaiannya dengan spesifikasi teknis dan standar kualitas yang ditetapkan.
Ada empat pekerjaan yang menjadi sasaran peninjauan, yakni rekonstruksi Jalan Cilengkong–Sungai Cikembang pada segmen sepanjang 551 meter dan 250 meter, pemeliharaan berkala ruas Sumanding Wetan–Tanjung Sukur sepanjang 668 meter, serta rekonstruksi Jalan SP3 Pahlawan–Pamarican sepanjang 4.588 meter.
Sudarsono mengatakan, peningkatan kualitas jalan menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah untuk memperlancar mobilitas masyarakat dan membuka akses antarwilayah. Infrastruktur yang memadai, menurut dia, juga diharapkan dapat mendukung kegiatan ekonomi warga.
“Secara bertahap, kita akan terus melakukan rekonstruksi sejumlah ruas jalan di Kota Banjar untuk mempermudah akses masyarakat, sehingga aktivitas ekonomi warga semakin meningkat,” kata Sudarsono.
SDN 3 Batulawang Masuk Program Revitalisasi
Selain memantau pekerjaan jalan, rombongan mengunjungi SDN 3 Batulawang di Desa Batulawang, Kecamatan Pataruman. Kunjungan tersebut dilakukan setelah sebagian bangunan sekolah itu ambruk pada Selasa, 13 Oktober 2026.
Bangunan yang sebelumnya digunakan sebagai tempat penyimpanan sementara itu dilaporkan telah mengalami keretakan pada bagian tembok selama kurang lebih tiga tahun sebelum akhirnya ambruk.
Sudarsono mengatakan, SDN 3 Batulawang telah masuk dalam daftar program revitalisasi. Pemerintah Kota Banjar berharap perbaikan dapat segera dilakukan, termasuk terhadap bagian bangunan yang ambruk.
“SDN 3 Batulawang ini sudah masuk dalam daftar revitalisasi. Semoga dalam waktu tidak lama lagi akan segera diperbaiki, termasuk bangunan yang ambruk,” ujarnya.
Rencana revitalisasi tersebut diharapkan dapat mendukung tersedianya fasilitas pendidikan yang lebih aman dan layak. Perbaikan bangunan menjadi penting agar lingkungan sekolah dapat menunjang kegiatan belajar mengajar secara optimal.
Peninjauan ini mencakup dua kebutuhan dasar masyarakat, yakni infrastruktur jalan yang menunjang mobilitas serta fasilitas pendidikan yang memadai. Pemerintah daerah diharapkan dapat memastikan setiap pekerjaan berjalan sesuai standar dan penanganan bangunan sekolah dilakukan berdasarkan kebutuhan keselamatan serta kelayakan fasilitas. (Ucup)






