Pangandaran, JurnalMediaNework – Warga Desa Cibogo dan Desa Pasirgeulis, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, dikejutkan oleh kebakaran yang melanda kawasan hutan di sekitar permukiman, Kamis 17 September 2026.
Api berkobar cukup besar hingga membuat warga panik. Di Desa Cibogo, lokasi kebakaran disebut hanya berjarak sekitar 30 meter dari permukiman warga.
Warga kemudian bergotong royong memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah api merembet semakin dekat ke rumah penduduk.
Lany, warga Desa Cibogo, mengatakan kobaran api terlihat cukup besar sehingga menimbulkan kekhawatiran warga. “Kebakaran hanya sekitar 30 meter dari area permukiman. Warga langsung panik dan berusaha memadamkan api dengan alat seadanya,” kata Lany.
Menurut dia, penyebab kebakaran hingga saat ini belum diketahui. Pemerintah desa, kata Lany, telah melaporkan kejadian tersebut kepada pemadam kebakaran Kabupaten Pangandaran.
Namun, Lany menyayangkan petugas pemadam kebakaran tidak datang ke lokasi ketika warga berupaya menangani kobaran api.
” pihak desa sudah memberitahukan kejadian kebakaran tersebut, tetapi sangat disayangkan damkar tidak datang ke lokasi,” ujarnya.
Kebakaran serupa juga terjadi di kawasan hutan Desa Pasirgeulis. Warga dari Desa Cibogo dan Pasirgeulis turut bergotong royong memadamkan api yang terus berkobar.
Proses pemadaman berlangsung cukup lama. Selain keterbatasan peralatan, kondisi angin di sekitar lokasi membuat api sulit dikendalikan. Daun dan ranting kering yang berada di kawasan hutan juga menjadi material yang mudah terbakar.
Setelah berulang kali melakukan pemadaman secara manual, warga akhirnya berhasil mengendalikan api di kedua lokasi tersebut. Tidak ada laporan mengenai korban maupun kerugian materi akibat kebakaran.
Kepala Desa Cibogo Ayim Karsim mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan. Menurut dia, kondisi kawasan hutan saat ini dipenuhi ranting dan daun kering yang mudah terbakar.
Ayim meminta warga tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, termasuk membuang puntung rokok sembarangan.
“Kami mengimbau masyarakat tetap waspada karena banyak ranting dan daun kering yang mudah terbakar. Jangan membuang puntung rokok sembarangan atau melakukan hal lain yang dapat memicu kebakaran,” kata Ayim. (Ntang SR)






