Tina Wiryawati Tekankan Peran Laskar Gerindra dalam Mengawasi Program Pemerintah di Jawa Barat

Banjar, JurnalMediaNetwork – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Gerindra, Tina Wiryawati, menekankan pentingnya peran Laskar Gerindra dalam melakukan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap pelaksanaan berbagai program pemerintah hingga ke tingkat akar rumput.

Hal tersebut disampaikan Tina Wiryawati dalam kegiatan monitoring dan evaluasi Laskar Gerindra yang dilaksanakan di Aula Kelurahan Banjar, Kota Banjar.

Menurut Tina, kegiatan monitoring dan evaluasi menjadi bagian penting dalam memperkuat pemahaman anggota Laskar Gerindra mengenai fungsi pendampingan masyarakat serta pengawasan terhadap jalannya pemerintahan dan program-program pemerintah.

Sebelumnya, kegiatan serupa juga telah dilaksanakan melalui pendidikan dan pelatihan Laskar Gerindra di Sumedang. Sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat XIII, Tina mengaku turut hadir dan mengikuti kegiatan tersebut.

“Laskar Gerindra ini dibentuk untuk kembali kepada masyarakat dan mendampingi masyarakat dalam mengawal program-program pemerintah. Kami di akar rumput terus memonitor bagaimana program pemerintah berjalan, apakah ada kendala, masukan atau persoalan yang harus segera ditindaklanjuti,” ujar Tina.

Menurutnya, keberadaan Laskar Gerindra yang berasal dari berbagai komponen masyarakat memiliki peran penting dalam menyerap informasi dan aspirasi secara langsung dari masyarakat.

Dengan adanya jaringan hingga tingkat akar rumput, berbagai persoalan yang muncul di lapangan diharapkan dapat diketahui lebih cepat untuk kemudian dicarikan solusi melalui mekanisme yang sesuai.

Baca Juga :  Terima Laporan, Ai Nanan Handayani Respon Cepat Kunjungi Ukar Pria Sebatang Kara

Tina menjelaskan, pengawasan terhadap jalannya pemerintahan merupakan salah satu fungsi DPRD Provinsi Jawa Barat. Pengawasan tersebut dilakukan terhadap berbagai persoalan yang terjadi di wilayah Jawa Barat, termasuk pelaksanaan program pemerintah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah terkait distribusi pupuk kepada masyarakat. Menurutnya, meskipun pemerintah telah melakukan berbagai langkah perbaikan kebijakan dan efisiensi, masih terdapat sejumlah persoalan di lapangan yang perlu mendapatkan perhatian.

“Misalnya bagaimana distribusi pupuk di akar rumput. Pemerintah sudah melakukan berbagai kebijakan, tetapi di lapangan masih ada keluhan. Ini berarti ada data atau mekanisme yang masih harus diperbaiki,” katanya.

Selain persoalan pupuk, Tina juga mengungkapkan adanya keluhan masyarakat terkait pekerjaan pembangunan yang belum mendapatkan pembayaran. Keluhan tersebut disampaikan oleh peserta dalam kegiatan yang dihadirinya.

Menurutnya, setiap laporan dan keluhan dari masyarakat harus segera ditindaklanjuti dengan berkoordinasi kepada pihak-pihak yang bertanggung jawab, termasuk kontraktor maupun instansi terkait.

“Ada peserta yang menyampaikan keluhan belum dibayar dalam pembangunan. Kami langsung mencoba menghubungkan dan menanyakan siapa yang bertanggung jawab, siapa kontraktornya, serta apa penyebab keterlambatan tersebut,” ungkapnya.

Baca Juga :  Rupiah Melemah, Ida Nurlaela Minta Pemerintah Lindungi Ekonomi Rakyat Kecil

Tina menambahkan, anggota Laskar Gerindra yang berasal dari berbagai komponen masyarakat dan lingkungan desa diharapkan dapat semakin memahami mekanisme pengawasan setelah mengikuti pendidikan, pelatihan, serta kegiatan monitoring dan evaluasi.

Menurutnya, peran masyarakat akan semakin penting dalam mengawal berbagai program pemerintah yang berjalan hingga tingkat desa. Termasuk program-program yang melibatkan langsung masyarakat sebagai penerima manfaat maupun anggota dalam berbagai program pemberdayaan.

Meski demikian, Tina menyebutkan bahwa dalam kegiatan monitoring dan evaluasi tersebut belum ditemukan persoalan besar. Namun, sejumlah masukan, keluhan dan aspirasi dari masyarakat tetap menjadi perhatian untuk ditindaklanjuti.

Ia berharap para wakil rakyat bersama seluruh elemen masyarakat terus membangun komunikasi dan aktif turun langsung ke lapangan untuk mendengarkan berbagai aspirasi.

“Harapannya, kami sebagai wakil rakyat harus sering bertemu dan mengadakan pertemuan dengan masyarakat. Jangan hanya melihat Laskarnya, tetapi lihat masyarakatnya. Kalau kita sering turun, akan banyak sekali aspirasi yang bisa kita dapatkan, sehingga persoalan bisa diantisipasi atau dicarikan solusinya,” pungkasnya. (Ucup)