Pangandaran, JurnalMediaNetwork – Jasad Naswati alias Wati, salah satu korban tenggelamnya Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8, tiba di kampung halamannya di Dusun Cikuya, Desa Kertajaya, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.
Kedatangan jenazah disambut suasana haru oleh keluarga dan warga. Peti jenazah diturunkan dari ambulans sebelum dibawa ke rumah duka.
Setelah disemayamkan di rumah keluarga, jenazah Wati kemudian dibawa ke tempat pemakaman umum (TPU) Desa Kertajaya untuk dimakamkan.
Wati merupakan salah satu penumpang KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Laut Jawa. Kapal tersebut berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada 13 September 2026 dengan membawa 243 orang.
Dalam perjalanan, kapal dilaporkan hilang kontak sebelum kemudian dinyatakan tenggelam di perairan Laut Jawa.
Identitas Wati diketahui setelah tim SAR gabungan menemukan kartu tanda penduduk (KTP) yang diduga berkaitan dengan korban. Petunjuk tersebut kemudian ditindaklanjuti melalui proses identifikasi.
Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Pangandaran melakukan pemeriksaan DNA untuk memastikan identitas jasad. Pengambilan sampel DNA dilakukan pada Ahad, 27 September 2026.
Hasil pemeriksaan memastikan jasad tersebut merupakan Naswati atau Wati, warga Dusun Cikuya, Desa Kertajaya, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Pangandaran.
Setelah identitas dipastikan, jenazah dipulangkan ke Pangandaran untuk diserahkan kepada keluarga dan dimakamkan di kampung halaman.
Hingga jenazah tiba di rumah duka, keluarga Wati masih mengalami shock. Mereka belum dapat memberikan keterangan mengenai insiden yang menimpa Wati.
Sebelumnya, Humas Polres Pangandaran menyatakan masih menunggu informasi mengenai proses pemulangan jenazah korban KM Virgo Transport 8 ke Pangandaran. (Ntang SR)






