Banjar, JurnalMediaNetwork – Tragedi memilukan terjadi di wilayah Kelurahan Banjar, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, Jawa Barat. Seorang balita perempuan berusia sekitar dua tahun tewas setelah tertemper Kereta Api (KA) Serayu yang melintas dari arah barat, Rabu, 30 September 2026, sekitar pukul 18.30 WIB.
Korban diketahui bernama Akila Sopiatul Milah, warga sekitar Pintusinga, RT 02/RW 17, Kelurahan Banjar, Kecamatan Banjar.
Peristiwa nahas itu terjadi ketika Akila bersama kakaknya hendak menyeberangi jalur rel kereta api menuju kawasan Taman Lansia yang berada di seberang rel.
Kapolsek Banjar Polres Banjar, AKP Yudy Ristiyanto, mengatakan korban mengikuti kakaknya saat menyeberangi jalur rel.
Menurut Yudy, sang kakak berhasil lebih dahulu melewati jalur rel. Namun, korban yang masih balita tertinggal di belakang. Dalam waktu bersamaan, KA Serayu relasi Bandung-Purwokerto melintas.
“Ya barusan ada kejadian, ada anak kecil usia 2 tahun ikut kakaknya mau nyebrang rel kereta. Ketika kakaknya sudah nyebrang, adiknya ketinggalan dan keburu ada kereta,” ujar Yudy.
Korban kemudian tertemper kereta yang melaju hingga tubuhnya terpental sekitar delapan meter dari titik kejadian.
Warga dan pihak terkait segera melakukan evakuasi. Korban kemudian dibawa ke RS Mitra Idaman untuk mendapatkan pertolongan medis.
Namun, setibanya di rumah sakit, dokter menyatakan nyawa Akila tidak dapat diselamatkan.
“Jenazah korban langsung dibawa pulang ke rumah duka untuk persiapan dimakamkan oleh pihak keluarga,” kata Yudy.
Peristiwa tersebut meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban. Kejadian ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati ketika berada di sekitar perlintasan maupun jalur rel kereta api. (Ucup)






