Berita  

Musim Kemarau, Hasil Tangkapan Nelayan Pangandaran Melimpah

Pangandaran, JurnalMediaNetwork – Musim kemarau panjang tak selalu membawa dampak buruk bagi masyarakat pesisir. Di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, kondisi tersebut justru menjadi berkah bagi para nelayan. Hasil tangkapan ikan dan udang yang melimpah membuat pendapatan mereka meningkat hingga tiga kali lipat dibandingkan hari biasa.

Aktivitas bongkar muat hasil laut terlihat ramai di Pelabuhan Cikidang, Pangandaran. Satu per satu nelayan menurunkan hasil tangkapan dari perahu untuk selanjutnya dibawa ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Minasari.

Melimpahnya hasil tangkapan turut mendongkrak nilai transaksi pelelangan ikan. Ketua Koperasi TPI Minasari Pangandaran, Jeje Wiradinata, mengatakan musim kemarau kali ini memberikan dampak positif terhadap aktivitas perikanan di wilayah tersebut.

Baca Juga :  SETIA Digital Printing 38 Resmi Beroperasi, Perkuat Ekonomi Kreatif Kota Banjar

Menurut Jeje, hasil tangkapan nelayan selama musim kemarau cukup melimpah. Kondisi itu membuat nilai produksi harian di TPI Minasari mencapai Rp 3,5 miliar.

“Melimpahnya hasil tangkapan nelayan berdampak langsung terhadap nilai transaksi di tempat pelelangan ikan,” ujar Jeje.

Tak hanya memenuhi kebutuhan pasar lokal, hasil laut Pangandaran juga dipasarkan ke sejumlah kota besar. Sebagian komoditas perikanan bahkan dikirim ke pasar ekspor.

Jeje menyebutkan, nilai ekspor hasil laut dari Pangandaran mencapai lebih dari Rp 30 miliar per tahun. Angka tersebut menunjukkan bahwa sektor perikanan masih menjadi salah satu penopang aktivitas ekonomi masyarakat pesisir di daerah itu.

Cuaca yang relatif bersahabat di perairan selatan Jawa juga mendorong nelayan kembali melaut. Sedikitnya 70 perahu nelayan asal Pangandaran, bersama puluhan nelayan dari Cilacap, Jawa Tengah, meramaikan aktivitas penangkapan ikan di laut.

Baca Juga :  Viral! Tudingan Dugaan Penyiksaan di Polres Pangandaran, Propam Turun Tangan

Mereka berburu berbagai komoditas laut, mulai dari ikan hingga udang, untuk memenuhi permintaan pasar.

Meski musim kemarau membawa keuntungan bagi nelayan, kondisi cuaca tetap perlu diperhatikan. Aktivitas penangkapan ikan di laut selatan memiliki risiko tersendiri sehingga nelayan perlu memastikan kondisi perairan aman sebelum melaut.

Melimpahnya hasil tangkapan pada musim ini menjadi peluang bagi nelayan dan pelaku usaha perikanan untuk meningkatkan pendapatan. Namun, keberlanjutan hasil laut tetap bergantung pada pengelolaan sumber daya perikanan dan keselamatan kerja di laut. (Ntang SR)