Berita  

Lima Pelanggaran Dibidik dalam Operasi Patuh Lodaya di Kota Banjar

Banjar, JurnalMediaNetwork – Satuan Lalu Lintas Polres Banjar mensosialisasikan Operasi Patuh Lodaya kepada masyarakat. Operasi ini menyasar lima jenis pelanggaran lalu lintas yang dinilai perlu mendapat perhatian untuk meningkatkan kedisiplinan dan keselamatan pengguna jalan.

Kasat Lantas Polres Banjar, AKP Priyo Sambodo, mengatakan sosialisasi dilakukan agar masyarakat memahami ketentuan yang menjadi prioritas petugas selama operasi berlangsung.

Lima pelanggaran yang menjadi sasaran meliputi pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm, pelanggaran tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB), melawan arus, berhenti di bawah jalan, serta penggunaan knalpot yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis atau knalpot bising.

“Kami sampaikan kepada seluruh warga masyarakat Kota Banjar bahwa kepolisian akan melaksanakan Operasi Patuh Lodaya. Ada lima sasaran prioritas yang menjadi perhatian dalam operasi ini,” ujar Priyo.

Baca Juga :  Konflik Lahan Mandalare Memanas, Tiga Bangunan Petani Dibongkar

Menurut dia, Operasi Patuh Lodaya tidak hanya berorientasi pada penindakan terhadap pelanggar. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat.

Priyo menilai kepatuhan terhadap aturan, penggunaan perlengkapan keselamatan, serta kelengkapan kendaraan menjadi faktor penting dalam mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya.

Ia menegaskan, Satlantas Polres Banjar akan terus memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, sekaligus menjaga keamanan serta kelancaran arus lalu lintas.

Namun, Priyo mengingatkan bahwa kedisiplinan berkendara tidak semestinya bergantung pada keberadaan petugas atau berlangsungnya operasi kepolisian. Kesadaran untuk mematuhi aturan harus tumbuh dari diri setiap pengguna jalan.

“Disiplin berlalu lintas bukan karena ada polisi, melainkan karena kebutuhan keselamatan. Mari bersama-sama membangun disiplin tanpa harus melihat polisi. Kita harus sadar bahwa keselamatan adalah yang utama,” katanya.

Baca Juga :  Legalitas LO Diselidiki, GMBI Banjar Minta Kejaksaan Bertindak Tegas

Satlantas Polres Banjar mengimbau masyarakat memeriksa kondisi kendaraan sebelum bepergian, menggunakan helm sesuai standar, mematuhi rambu-rambu, serta menghindari perilaku berkendara yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Kepolisian berharap kesadaran berlalu lintas tidak hanya meningkat selama Operasi Patuh Lodaya, tetapi juga menjadi kebiasaan sehari-hari. Dengan begitu, keamanan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di Kota Banjar dapat terwujud melalui partisipasi seluruh pengguna jalan. (Ucup)